Kota Bandung memperoleh banyak bantuan seperti dana
corporate social responsibility (CSR) dan hibah dari beberapa perusahaan
internasional. Hal itu dikatakan Wali Kota Bandung Ridwan Kamil saat
menceritakan hasil kunjungannya ke beberapa negara di Eropa selama hampir
sepekan lalu.
Artinya, kata Ridwan, Bandung menjadi satu-satunya kota yang
akan menyewa perusahaan internasional untuk memperoleh dana. Sejumlah kerja
sama pun mulai dibangun dengan sejumlah negara Eropa, seperti Prancis, Belanda,
dan Jerman.
Ridwan mengatakan, saat ini yang paling utama adalah
penandatanganan memorandum of understanding (MoU), yakni hibah dengan
perusahaan air di Belanda, Vitens Evides. Ridwan menambahkan, dana hibah tersebut
mencapai sekitar 5 hingga 10 juta euro, dan difokuskan pada pengelolaan air di
Kota Bandung.
Perusahaan air yang dimiliki Belanda, kata Ridwan, terlalu
untung. "Jadi sisa keuntungannya dijadikan dana CSR untuk negara-negara
sahabat," katanya. MoU itu akan dilanjutkan pada 30 Januari 2014 mendatang
di Bandung.
Dari Belanda, Ridwan melanjutkan penerbangannya menuju
Prancis. Di sana, Pemerintah Kota Bandung mendapat pinjaman senilai Rp 1,7
miliar untuk efektivikasi jalur Padalarang-Cicalengka. Untuk kerja sama ini,
Pemerintah Kota Bandung sudah bertemu dengan konsultan dari Prancis yang
menitipkan terciptanya Bandung Sky Walk.
Di Jerman, Ridwan mengunjungi pabrik monorel dan menemukan
monorel yang digantung. Menurut dia, bentuk monorel seperti itu cocok untuk
kondisi Bandung yang minim area. Dia menambahkan, Dinas Perhubungan Kota
Bandung sedang menyiapkan dokumen lelang monorel terkait investor dalam waktu
dua bulan.
Sumber: http://www.tempo.co/read/news/2014/01/20/058546704/Ridwan-Kamil-Bawa-Oleh-oleh-Bantuan-dari-Eropa
Tidak ada komentar:
Posting Komentar