Halaman

Minggu, 01 Januari 2012

Belajar dari Bocah Pemotong Rumput


  1. BBM dari kwn : ‎​Seorang bocah laki-laki masuk ke sebuah toko. Ia mengambil peti minuman dan mendorongnya ke dekat pesawat telepon koin.
  2. Lalu, ia naik ke atasnya sehingga ia bisa menekan tombol angka di telepon dengan leluasa. Ditekannya tujuh digit angka.
  3. Si pemilik toko mengamat2-i tingkah bocah ini dan menguping prcakapan teleponnya. Bocah: Ibu, bisakah sy mendapat ?
  4. pekerjaan memotong rumput di halaman Ibu? Ibu (di ujung telepon sebelah sana): Saya sudah punya orang untuk mengerjakannya.
  5. Bocah: Ibu bisa bayar saya setengah upah dari orang itu. Ibu: Saya sudah sangat puas dengan hasil kerja orang itu.
  6. Bocah (dengan sedikit memaksa): Saya juga akan menyapu pinggiran trotoar Ibu dan saya jamin di hari Minggu halaman rumah Ibu akan
  7. jadi yang tercantik di antara rumah" yg berada di kompleks perumahan ibu. Ibu: Tidak, terima kasih. Dengan senyuman di wajahnya,
  8. bocah itu menaruh kembali gagang telepon. Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu.
  9. Si pemilik toko, yang sedari tadi mendengarkan, menghampiri bocah itu. Pemilik Toko: Nak, aku suka sikapmu, semangat positifmu,
  10. dan aku ingin menawarkanmu pekerjaan. Bocah: Tdk. Makasih. Pemilik Toko: Tapi tadi kedengarannya kamu amat menginginkan pekrjaan
  11. Bocah: Oh, itu, Pak. Saya cuma mau mengecek apa kerjaan saya sudah bagus. Sayalah yang bekerja untuk Ibu tadi!
  12. Spt anak kecil ini, sebaiknya kita mengevaluasi ttg apa yg kita kerjakan di thn 2011 utk memastikan mutu yg lbh baik di tahun 2012.

DiTweetkan oleh @Gus_Sholah dari BBM kiriman kawan beliau.

Tidak ada komentar: