Halaman

Sabtu, 12 April 2014

3 Sumber Air Baku PDAM Tirtawening Kota Bandung


Direktur Utama PDAM Tirtawening Kota Bandung, Pian Sopian menungkapkan ada beberapa kawasan di Kota Bandung yang pasokan air bersihnya terbatas karena berbagai hal. Hingga saat ini PDAM, masih menggunakan 3 sumber air baku yakni dari air permukaan (sungai), mata air, dan air tanah.

Oleh karena itu, pasokan aliran air bersih ke kawasan Padasuka cukup terganggu. Sebab, di Padasuka dulunya mengandalkan air tanah tapi sekarang pasokan airnya mengalami penurunan cukup drastis.

"Nah dulu, di kawasan Padasuka dilayani oleh air tanah yang pada tahun 80an potensi airnya sangat besar. Bahkan bisa mencapai 400 liter/detik. Namun, tahun 90an turun sampai 50 %," jelasnya kepada PRFM, Kamis (10/4) malam.

Terkait jadwal pasokan air bersih, ia menjelaskan ada daerah yang dialiri selama 24 jam. Namun ia tidak membantah untuk kawasan Padasuka hanya dialiri air bersih hanya 2 jam/hari.  "Pola pengaliran kita, aliran air yang 24 jam ada di wilayah Bandung Utara. Sementara di Padasuka hanya 2 jam/harinya," ucapnya.

Sementara itu mengenai cara penghentian sementara pelanggan PDAM, ia juga menambahkan, untuk hal itu biasanya terjadi karena ada gangguan pasokan air. Namun, bila pelanggan ingin memasang aliran air bersih lagi maka tidak ada biaya yang diminta oleh pihak-nya.

"Oh tidak, kalau misalnya ada berbagai hal atau alasan ada penghentian sendiri. Kami yang akan melakukanya karena tidak mengalir, pelanggan bisa meminta pengunduran diri sementara dengan catatan, nanti bila sudah ada air maka bisa disambungkan kembali tanpa biaya dan akan kami sambungkan lagi,"tutupnya.


Sumber: http://www.prfmnews.com/?cmd=info&tmplt=2&vr=4675&pos=artikel&scat=4

Tidak ada komentar: